Minggu, 09 Januari 2011

Blackberry Messenger, Java, Laptop, Android

Setelah lama nggak posting, sekarang kembali posting lagi. Banyak hal nih selama ini yang perlu di ulas. Semua itu hasil dari lihat-lihat milis, baca-baca artikel disitus web, bahkan hal yang baru adalah dengerin podcast. Jadi sekarang belajar IT nggak cuma lewat tulisan aja tapi pakai multimedia kayak file video & audio. Mau bahas soal java dulu ya. Wah di java nih banyak hal seru, contohnya: isu bahwa java bakalan mati. Ada isu soal ribut-ribut ORACLE dengan komunitas open source. Juga ada berita tentang perseteruan ORACLE dengan Google. Semua itu ada pembahasannya di milis JUG-Indonesia.

 

 

Kalau menurut ku, ini semua bisa menggoyang programer Java, terutama yang masih pemula. Kalau yg pemula kan baru aja belajar tuh, jadi masih mempertanyakan bagaimana masa depan bahasa pemrograman Java. Padahal semua bahasa pemrograman itu ada manfaatnya, kan semua itu adalah kode-kode untuk kita berkomunikasi dengan komputer, untuk kita memberikan perintah kepada komputer. Jadi biar bahasa pemrograman Java bakalan meredup popularitasnya, tapi bakalan ada aja jalan untuk membangun aplikasi dengan basis Java di Komputer.

 

 

Kan sama aja dengan bahasa-bahasa pemrograman yang lain, kan nggak semua bahasa-bahasa itu populer, tapi mereka tetap bisa jalan di komputer. Jadi yang lebih penting adalah mempelajari 1 bahasa pemrograman secara mendalam, dan membuat aplikasi sebanyak mungkin dengan menggunakan bahasa pemrograman itu. Kadang tuh ribut-ribut soal bahasa pemrograman, sebenarnya cuma karena vendor aja yang lagi berebut lahan bisnis. Jadi sebenarnya sebagai user produk IT kita nggak perlu mengkhawatirkan ribut-ribut mereka itu. Terus aja kita gunakan produk yang kita miliki.

 

 

Kan otak nya user nggak kayak otaknya para developer yg kerja di vendor-vendor IT, biasanya lama atau susah banget buat user memahami fitur-fitur yang ada di produk-produk vendor, apalagi untuk produk bahasa pemrograman seperti Java ini. Jadi mungkin aja fitur-fitur baru yang diributkan itu nanti nya malah jadi kurang dimanfaatkan di dunia nyata. Juga jangan terlalu percaya apa kata orang soal suatu produk IT, walaupun orang itu pakar dari sebuah perusahaan ternama. Karena bisa jadi perkataannya itu untuk menjatuhkan keunggulan produk dari perusahaan saingannya.

 

 

Yang kayak gini kayaknya nggak bakalan ada habis-habisnya di dunia IT ini. Yang kayaknya rame di penghujung tahun 2010 & di awal tahun 2011 adalah munculnya produk IT yang mungkin aja sebenarnya sama semuanya, tapi di jual dengan merek & bungkus yang berbeda. Nah contohnya nih teknologi Iphone & Ipad, semakin banyak aja vendor selain Apple yang menjual produk dengan teknologi serupa. Jadi curiga siapa tau ada pabrik yang memproduksi produk Iphone/Ipad tanpa merek, yang nanti nya bisa dikasih merek/bungkus yang berbeda-beda. Wah bakalan murah banget kalau kita bisa beli langsung dari pabrik yang memproduksi Iphone/Ipad tanpa merek itu.

 

 

Hal ini kan udah terjadi di industri Laptop, banyak merek-merek yang ternyata dibuat oleh pabrik yang sama, dengan basis hardware yang sama, tapi dijual dengan harga yang berbeda-beda. Contohnya terjadi di laptop yang di produksi oleh pabrik Compal & Clevo. Sampai Drivernya aja bisa sama. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna Linux. Dikarenakan apabila sebuah distro atau versi Linux udah bisa jalan di laptop A maka berarti Linux itu bisa juga jalan di laptop-laptop lain yang memiliki basis hardware yang sama dengan laptop A, walaupun merek & type nya berbeda.

 

 

Jadi yang mau pakai Linux nggak usah khawatir kalau mau instal Linux di laptop yang merek & type nya berbeda-beda. Yang penting lihat tuh basis hardware/barebone & lihat juga siapa sebenarnya pabrik yang memproduksi laptop itu. Kalau soal Android, bagus lah ada operating system buat handphone yang open source. Semoga aja Google bisa mempertahankan sistem operasi ini agar bersifat Open Source, jangan sampai kayak Java yang sekarang dikelola  oleh ORACLE & akhirnya menimbulkan perseteruan dengan komunitas Open Source.

 

 

Kalau bersifat Open Source itu menurutku bagus, karena akan membuka sarana seluas-luasnya untuk berkreasi, juga ide kreatifnya nggak akan mati. Karena kalau misalnya android yang ada sekarang di blokir atau dihentikan produksinya, maka akan muncul android-android type lainnya, dan mungkin dengan bungkus yang berbeda.  Contohnya aja aplikasi Blackberry Messenger yang katanya akan di blokir oleh pemerintah Indo, kalau aplikasi BBM itu open source dan bisa diinstal dimana aja, dan bisa dioperasikan melalui jaringan internet mana aja, kan tentunya aplikasi BBM tidak akan pernah mati.

 

 

Sebuah aplikasi software, walau dikelola oleh vendor besar, bisa saja tidak dapat menghindari pemblokiran. Sebaiknya aplikasi populer, pengelolaan & pengembangannya diserahkan kepada komunitas, sehingga ada banyak cara untuk menjaga agar aplikasi itu bisa terus eksis.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan mengisikan komentar apa aja, bebas aja, disini tempatnya ngomong bebas