Jumat, 16 Oktober 2009

Windows Live 2, Twitter, Identity Theft

Ternyata di windows live, untuk mendapatkan windows live ID kita bisa menggunakan e-mail apa saja yang kita miliki. Dan dengan ID itu kita bisa menikmati berbagai layanan windows live. Suatu layanan yang belum saya temukan di penyedia layanan e-mail & chatting lainnya, seperti Yahoo & Google.


Di twitter banyak orang yg memalsukan identitas orang-orang terkenal & melakukan tweet atas nama orang itu. Hal ini bisa membuat kharisma/ identitas pribadi orang itu menjadi terancam. Pencurian identitas juga bisa dilakukan di facebook. Itulah yg membuat saya selama ini tidak mau menampilkan identitas pribadi saya di internet & sekarang menggunakan logo bendera merah putih sebagai icon profil saya.


Sementara di kawasan Eropa telah hadir sebuah handphone yang memiliki fitur khusus untuk Twitter. Handphone ini mencoba membidik remaja Eropa yg senang bersosialisasi di dunia maya. Handphone ini dibuat oleh perusahaan yg bernama INQ dengan type INQ Mini. Handphone ini juga bisa melakukan panggilan antar account skype & memiliki fitur windows live messenger.


Harga handphone INQ Mini ini lebih murah daripada harga smartphone. Sehingga handphone ini ditujukan bagi remaja yg berkeinginan membeli smartphone namun tidak memiliki uang yang cukup. Mungkin fenomenanya seperti handphone-handphone cina yg meniru blackberry atau iphone yg banyak di jual di Indonesia. Cuma saja handphone-handphone cina itu dari yg saya perhatikan kurang menonjolkan fitur VOIP melalui ketersedian Skype.


Padahal kalau ada fitus Skype maka para pengguna handphone cina bisa menelpon interlokal maupun internasional dengan tarif yg lebih murah. Fitur VOIP pun seharusnya didukung penuh oleh operator selular di Indonesia, dengan tersedianya bandwith yg cukup untuk melakukan panggilan VOIP.Sementara di Jepang dilaporkan munculnya Iphone yg dimodifikasi bagi pengendara sepeda, iphone ini memiliki perangkat yg bisa melekat pada helm pengendara sepeda, dan memiliki layar kecil yg terletak di depan mata pengendara.


Iphone ini mampu memberikan layanan navigasi bagi pengendara sepeda dalam menjelajahi kota. Kayaknya cocok nih untuk komunitas Bike To Work yg ada di Indonesia. Kalau di indonesia masih populer dengan handphone QWERTY. Sementara di jepang telah hadir smartphone yang bisa bermanfaat tanpa harus memegang smartphone itu, alias handsfree.



Mungkin kedepannya di indonesia juga akan muncul trend yg menggantikan trend penggunaan smartphone-smartphone berukuran besar, bertombol banyak, dan dalam penggunaannya harus dipegang dengan kedua tangan. Trendnya akan berubah menjadi ramai-ramai membeli smartphone yg bisa dimanfaatkan tanpa harus memegang smartphone itu alias handsfree. Misalnya smartphone yg bisa memberikan informasi navigasi pada saat kedua tangan kita sibuk menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.


Maka bersiap-siaplah untuk menjual smartphone bertombol QWERTY milik anda.
Blogged with the Flock Browser

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan mengisikan komentar apa aja, bebas aja, disini tempatnya ngomong bebas