Minggu, 28 Juni 2009

Cyberpsychology : Diskusi Kedua

Marilah kita menengok implikasi sosiologis yang disebabkan oleh revolusi informasi. Saat dimana jutaan orang di dunia saling terhubung dengan jalan memencet keyboard. Kini informasi tidak lagi terkukung oleh media masa tradisional seperti stasiun TV, radio, atau perusahaan penerbitan koran & majalah. Pada saat dimana batasan geografis sudah bisa diterobos, maka terjadi perubahan kekuatan/kekuasaan dalam berpartisipasi di dunia maya, kelompok-kelompok masyarakat minoritas menjadi memiliki kekuatan yang lebih besar, terbentuk pergerakan-pergerakan sosial yang terorganisir.



Kawasan-kawasan didunia maya pada awalnya terbentuk dari orang-orang yang ingin mendiskusikan ide-ide mereka. kemudian muncul perasaan untuk saling terhubung, seperti menjalin pertemanan. Dengan adanya internet masyarakat menjadi mengalami jatuh cinta atau berkelahi lebih cepat daripada pada masa sebelum ada internet.



Di dunia maya, masyarakatnya ada yang hanya menjadi pendengar, hanya membaca isi pemikiran orang lain; namun ada pula yang aktif berkontribusi, seperti dengan menuliskan sesuatu, atau mengungkapkan penelaahan mengenai sesuatu. Dunia maya terbagi-bagi atas kawasan-kawasan yang memiliki tema dan aturan yang berbeda-beda. Para peserta nya pun bisa memiliki identitas yang berbeda-beda di berbagai kawasan itu. Misalnya seorang pengguna internet mengirimkan sebuah pertanyaan ke berberapa forum atau mailing list di internet, maka pengguna itu akan memperoleh jawaban yang berbeda-beda untuk 1 pertanyaan yang dia ajukan.


Didunia maya seseorang mudah berpindah-pindah dari satu kawasan ke kawasan yg berbeda hanya dengan mengklik mouse atau menekan tombol keyboard. Batasan antara pengetahuan yang bersifat pribadi (private) dengan pengetahuan yang bersifat umum (public) akan semakin kabur. Contoh yang terjadi adalah penyebaran berita-berita kehidupan pribadi seorang public figure di internet. Pemerintah masih berusaha menyensor hal ini untuk saat ini. namun di dunia maya masih terus saja ada orang-orang yang berusaha mengaburkan batasan antara ranah public dengan ranah private.


Di dunia maya, akan semakin banyak orang yang mengajak ngobrol seseorang yang belum dikenalnya. Kalau di dunia nyata, kemungkinan kita akan berusaha menghindari mengajak berbicara seseorang yang belum kita kenal. Di dunia maya kita justru berusaha mengumpulkan sebanyak-banyaknya teman yang belum kita kenal. Mungkin dengan cara ini ada orang yang merasa akan memperoleh popularitas, meningkatnya rasa percaya diri, bertambahnya kekuasaan/power.



Referensi :


The Psychology of Cyberspace
a short essay by Storm A. King



sumber : http://www.fiu.edu/~mizrachs/cyberpsych.html

Jumat, 26 Juni 2009

Cyberpsychology : Sebuah Pekenalan

Pada saat membuka-buka halaman web, ketika sedang mencari petunjuk penerapan ilmu psikologi dalam mempopulerkan blog di dunia maya, saya menemukan sebuah disiplin ilmu psikologi yang dikenal dengan nama cyberpsychology.



Akhirnya saya pun tertarik untuk mengetahui lebih mendalam mengenai cyberpsychology dengan jalan mengumpulkan artikel-artikel mengenai cyberpsychology. Dan saya memutuskan untuk membagi apa yang saya telah temukan melalui artikel di blog Ngomong Bebas.


Pada intinya cyberpsychology mempelajari tentang interaksi antara manusia dengan peralatan teknologi informasi, atau interaksi antar manusia menggunakan teknologi informasi. Di dunia maya manusia bisa membebaskan dirinya dari tekanan yang mereka terima di dunia nyata. Karena mereka bisa menyamarkan identitas diri mereka yang sebenarnya.


Sehingga manusia bisa lebih terbuka dalam mengungkapkan segala sesuatu tentang dirinya. Mereka juga bisa terlibat dalam berbagai aktivitas, yang mungkin di dunia nyata tidak dapat mereka ikuti, karena dianggap tabu dalam tatanan masyarakat dimana mereka berada.


Di dunia maya manusia bisa menggunakan identitas samaran dan bersembunyi di balik identitas itu. sehingga ketika mereka melakukan sebuah tindakan di dunia maya, mereka bisa menyanggah bahwa yang melakukan tindakan itu bukanlah diri mereka.


Di dunia maya manusia juga bisa merasa tidak nampak/invisible. Mereka bisa merasa bahwa lokasi dimana mereka berada sebenarnya, tidak dapat dilacak atau di ketahui oleh pengguna lainnya. Penampilan fisik mereka yang sebenarnya pun bisa disamarkan. Disinilah pesan dalam bentuk teks sangat berperan, contohnya seperti tulisan-tulisan di twitter, saat kita chatting, tulisan di facebook.


Di dunia maya, orang lain juga sulit untuk mengetahui suasana yang ada di sekitar kita. Entah kita seorang presiden direktur sebuah perusahaan raksasa yang sedang duduk di kursi di kantornya yang mahal, atau kita hanya orang biasa yang online di rumah. Kesulitan orang lain untuk mengetahui jabatan, status sosial, ras kita ini lah yang justru memudahkan kita untuk berkomunikasi di dunia maya.


Walaupun misalnya untuk artis atau politisi yang ikutan online, seringkali situs web, blog, atau profil mereka di situs social media seringkali memiliki banyak pengikut dikarenakan ketenaran dan pengaruh mereka di dunia nyata, namun orang-orang yang tidak termasuk dalam golongan public figure di dunia nyata pun dapat menjadi selebritis baru dan punya pengaruh kuat di dunia maya.


Inilah mungkin yang menyebabkan beberapa presiden dan calon presiden memanfaatkan dunia maya untuk berdialog dengan masyrakatnya, menyampaikan kampanye nya. Karena di dunia maya mereka bisa mengatur ulang level status sosial mereka, sehingga kebanyakan rakyat tidak akan merasa canggung untuk berkomunikasi dengan mereka.



Interaksi dengan orang lain didunia maya melalui tulisan teks seringkali membuat kita berfantasi mengenai orang yg sedang berintekasi dengan kita melalui teks itu. Sehingga terjadilah percampuran pemikiran antara pemikiran kita sendiri dengan pemikiran oran lain yang sedang berinteraksi dengan kita. Percampuran pemikiran ini yang membangun gambaran tentang figure orang lain tersebut di dalam diri kita.


Setelah kita berinteraksi dengan orang lain itu dengan tidak hanya mengandalkan pesan teks, mungkin dengan saling bertukar foto, berbicara melalui telepon, atau mungkin pada akhirnya bertemu dengan orang itu. maka seringkali pada saat bertemu didunia nyata kita akan terkejut karena ternyata orang yang kita ajak berinteraksi di dunia maya itu tidak cocok dengan bayangan kita mengenai dirinya.



Referensi :

Essential Issues in Cyberpsychology 2
Disinhibition, Transference, and Personality Types in Cyberspace



Sumber : http://truecenterpoint.com/ce/essentials2.html

Sabtu, 20 Juni 2009

Cara Menyebarluaskan Blog

Saya masih terus belajar cara untuk mempopulerkan blog ini di internet. Sehingga semakin banyak orang yang membaca artikel di blog Ngomong Bebas & semakin mudah untuk menemukan blog ini. Kemarin saya menemukan sebuah layanan menarik dari Yahoo yang bernama Yahoo Buzz. Dari kata Buzz terkesan bahwa layanan ini ada unsur gosip nya, ya mungkin tempat untuk membicarakan berbagai hal.


Dikatakan di situs internet yang saya baca, bahwa Yahoo Buzz juga bisa dimanfaatkan untuk mempopulerkan sebuah blog. jadi saya coba aja untuk submit alamat url halaman-halaman blog saya disana. Dari cara submitnya, saya merasakan bahwa layanan Yahoo Buzz ini lebih mudah daripada situs Digg.com . Karena yang paling penting cuma copy paste alamat url halaman-halaman blog kita aja. Terus nggak harus tulis deskripsi link nya.



Tata tampilannya juga enak dipahami mirip situs gaul nya Facebook atau Windows Live. Jadi catatan aktivitas kita di situs Yahoo Buzz terekam, semacam di bagian beranda atau profil kalau kita di Facebook. Catatan aktivitas ini juga bisa di setting agar bersifat public, sehingga semua orang bisa lihat aktivitas kita. Ada juga tempat untuk menuliskan status kita kayak di Fcebook, maksudnya kita lagi ngapain gitu, bisa di tulis di Yahoo Buzz.



Ada juga fitur untuk add teman. kita bisa undang teman menggunakan daftar kontak kita di Yahoo Mail. situs lain yang saya coba adalah lintasberita.com . Ini situsnya mirip Digg.com tapi berbahasa Indonesia. Terus nyobain situs MyBlogLog.com , ternyata situs ini dikelola oleh Yahoo. Yang hebat dari MyBlogLog adalah kita bisa menambahkan berbagai situs pertemanan & blog yang kita ikuti ke halaman profilnya.



Situs Yahoo Site Explorer juga sudah saya coba. Alamat url blog ini sudah didaftarkan ke Yahoo Site Explorer. Kayaknya Yahoo Site Explorer mirip dengan Google Analytics, cuma tampilannya lebih sederhana. Saya mau coba daftarkan blog ini ke Google Webmaster Tool. Terus mau cobain Microsoft Webmaster Portal & Bing Webmaster Center. Soalnya kan sekarang search engine Bing, punya Microsoft lagi naik daun, apalagi kemarin blog ini sempat dikunjungi pengunjung yang berasal dari search engine Bing. Jadinya saya ingin lebih memperkuat eksistensi blog Ngomong Bebas dijaringan layanan web milik Microsoft.


Juga akan mencoba situs-situs lain seperti : google addurl, yahoo addurl, altavista addurl, lycos, alltheweb, blogcatalog, inktomi.com, AOL Search, Hotbot, Overture.com, FreeWebSubmission.com, DMOZ, plugim.com .


Kemarin dapat juga artikel dari Onno W. Purbo, saya download di situs ilmukomputer.org . Katanya untuk membangun komunitas di dunia maya perlu belajar tentang:
  1. information warfare
  2. psychological warfare
  3. psikologi massa


Komunitas yang saya bangun akan sangat berguna untuk kemajuan blog Ngomong Bebas.

Minggu, 14 Juni 2009

Akankah HTC dan Apple Merasa Risih Berjualan Di Indonesia Sebagaimana RIM?

Tulisan kali ini merupakan pendapat saya mengenai beberapa artikel yang di muat di situs Detikinet. di beberapa artikel yang ditulis di situs detikinet, dikatakan bahwa RIM sempat merasa risih oleh maraknya penjualan Blackberry blackmarket di Indonesia. Telkomsel akan menjual Iphone 3Gs dan juga produk HTC yang menggunakan sistem operasi Google Android. Iphone 3Gs dan produk HTC itu dijual melalui program bundling dengan Telkomsel.



Seperti yang sudah kita amati sebelumnya, bahwa zaman sekarang ini produk-produk terkemuka yang dijual dengan cara bundling bersama dengan operator biasanya harganya mahal sekali. Hal ini akan memicu maraknya pasaran produk serupa di blackmarket. pasaran produk serupa di blackmarket ini mampu mempengaruhi market share dari produk resmi yang di jual melalui operator. hal ini terbukti dengan merasa risihnya perusahaan RIM, produsen handset Blackberry, sampai-sampai mereka mengirim utusan ke Indonesia untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah mengenai pemasaran Blackberry blackmarket di Indonesia.



Hal serupa telah sering dilakukan oleh Microsoft, terhadap produk-produk bajakan dari produk yang diproduksi secara resmi oleh Microsoft. sampai-sampai dibentuknya BSA, untuk melakukan razia produk bajakan di Indonesia. Akankah RIM, Apple, HTC, dan produsen ponsel berharga mahal lainnya bersatu membentuk organisasi semacam BSA, untuk melakukan razia di pasaran ponsel Indonesia, dan melakukan kegiatan pemblokiran di jaringan-jaringan operator Indonesia terhadap produk-produk mereka yang di jual melalui jalur blackmarket Indonesia???



Sebaiknya RIM, Apple, HTC juga mendirikan pabrik produksi ponsel mereka di Indonesia. Terutama untuk memproduksi type-type yang amat digemari di dalam negeri dan kawasan Asia Tenggara. sehingga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja & bisa terjadi alih teknologi dari negara maju ke negara berkembang. sehingga indonesia dapat menjadi salah satu produsen terbesar produk-produk IT di dunia. hal ini tentu akan meningkatkan pendapatan ekonomi Indonesia. Produk-produk RIM, Apple, HTC yang bercitarasa lokal pun bukan tidak mungkin akan muncul melalui program ini.



Sebaiknya RIM, Apple, HTC juga menjual produk resmi mereka secara bebas ke pasaran, terutama untuk produk bercitarasa lokal atau produk yang nanti akan diproduksi di dalam negeri. kalau untuk produk yang memang di impor dari luar negeri, boleh lah dijual melalui operator dengan menggunakan lisensi eksklusif. Jadi sangat disarankan agar RIM, Apple, HTC membentuk jajaran produk yang akan menjadi killer product untuk menyaingi produk mereka yang di jual melalui BM.


Untuk killer product ini biarkanlah kekuatan pasar yang akan menentukan harganya. dan usahakan membuat killer product yang spesifikasinya berbeda di tiap negara & hanya boleh dijual di negara itu. seperti contohnya produk Indomie yang telah menciptakan berbagai rasa mie untuk masing-masing daerah yang berbeda di Indonesia.